UNHASY JALIN MOU DENGAN KOMITE NASIONAL KEUANGAN SYARIAH

 

Surabaya, UNHASY- Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang bersama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melakukan penandatangan nota kesepahaman pada tanggal 12 September 2019. Unhasy dan KNKS bekerja sama dalam bidang pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia untuk mendukung pembangunan di Jawa Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Penandatangan nota kesepahaman diwakili oleh Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah KNKS Sutan Emir Hidayat, SP, MA, PhD dan Wakil Rektor Bidang Akademik UNHASY Prof. Dr. Haris Supratno serta didampingi oleh Dekan FE UNHASY Dr. Tony Seno Aji, SE, ME.

Dr. Tony Seno Aji menjelaskan, latar belakang diadakannya kerja sama antara UNHASY dan KNKS karena kedua lembaga ini berkomitmen untuk meningkatkan inklusi keuangan syariah di masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya, mengingat mahasiswa merupakan agent of change dalam pembangunan. Selain itu adanya keprihatinan karena indonesia merupakan negara dengan umat muslim terbanyak di dunia, namun industri keuangan syariahnya masih tertinggal dibandingkan beberapa negara lainnya. Islamic Finance Development Report 2018 dari Thomson Reuters menunjukkan Indonesia masuk berada di peringkat ke-10 dari 131 negara dalam Islamic Finance Development Index (IFDI)2018 dengan skor 50.

Malaysia menduduki peringkat pertama di daftar ini dengan skor 132. Posisi kedua ditempati Bahrain dengan skor 74. Uni Emirat Arab di posisi ketiga dengan skor 71. Pakistan di posisi keempat dengan skor 59 sedangkan Arab Saudi di posisi kelima dengan skor 56.  Indikator-indikator  dalam menentukan IFDI tersebut adalah perkembangan kuantitatif, pengetahuan, tata kelola, corporate social responsibility (CSR), dan kesadaran (awareness) terhadap keuangan syariah.

© Copyright Pusat Data Dan Teknologi Informasi (PDTI) 2017.