FAKULTAS EKONOMI JALIN MOU DENGAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT DIROSAT ISLAMIYAH AL-AMIEN PRENDUAN SUMENEP

 

Tebuireng (26/8)-  Fakultas Ekonomi Universitas Hasyim Asy’ari (FE UNHASY) Tebuireng Jombang berkomitmen untuk selalu meningkatkan mutu proses Tri Dharma Perguruan Tinggi, diantaranya dilakukan dengan meningkatkan kerja sama dengan semua pihak baik Industri, Perbankan, Pemerintahan, dan sesama Perguruan Tinggi. Pada tanggal 26 Agustus 2019 telah dilakukan penantadatanganan nota kerja sama antara Dekan FE UNHASY Dr. Tony Seno Aji, SE, ME dengan Dekan FEBI IDIA (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien) Prenduan Sumenep) KH. Dr. Holilur Rahman. MHI.

 

Kerjasama  ini bertujuan : (1)Untuk Meningkatkan kompetensi mahasiswa FE UNHASY dan FEBI IDIA; (2)Untuk penguatan kelembagaan;  dan (3) Untuk mempersiapkan lulusan yang mutu, profesional dan mampu berjejaring dengan dunia kerja.

 

Ruang lingkup kerjasama ini  meliputi sebagai berikut: (1) Kegiatan Seminar/Kuliah Umum/Workshop/Lokakarya dan; (2) Pengabdian masyarakat ; (3) Penelitian Dosen dan Mahasiswa; (4)

Pengembangan Kurikulum.

 

Acara MOU ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kepegawaian UNHASY Drs. Muhsin Ks, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni IDEA KH. Dr. Muhtadi Abdul Mun’im, MA, Kaprodi Perbankan Syariah IDEA Mujibno, S.Fil.I., M.M, Ke, Kaprodi Akuntansi Unhasy Dwi Arie Pertiwi, SE, SPd, MM, Kaprodi Manajemen Unhasy Mahfudyanto, SE, S.Kom, MM, Ketua GPM FE Unhasy Lilis Sugiharti, SPd, M.Pd, Dosen-dosen Prodi Ekonomi Islam Unhasy, Mahasiswa FE Unhasy, Mahasiswa FEBI IDEA.

 

Tindak lanjut dari kerja sama FE UNHASY dan FEBI IDEA diantaranya dengan dilakukannya seminar dengan tema  "Prospek Ekonomi di Era Disruptif". Acara seminar ini dimoderatori oleh Kaprodi Perbankan Syariah IDEA Mujibno, S.Fil.I., M.M. Pembicara pertama KH. Dr. Holilur Rahman. MHI menjelaskan tentang pentingnya meningkatkan kompetensi  dan inovasi di era disruftif mengingat adanya globalisasi yang meminimkan batasan antar wilayah dan antar negara dalam perdagangan. Dr. Tony Seno Aji, SE., ME memaparkan penyebab Disruption adalah adanya perkembangan Teknologi (khususnya IT), Munculnya Generasi baru (Millenials), Berkembangnya Microprocessor, Munculnya Disruptive Leaders, dan berkembangnya Internet. Cara menghadapi era disruption: (1)mengamati perubahan dan reseach; (2)adaptasi dan inovasi; (3)mengelola resiko; dan (4)partnership.

 

© Copyright Pusat Data Dan Teknologi Informasi (PDTI) 2017.